Ayat Pilihan · Hari 026 · 26 Januari
Kejadian 8:22
Allah Raja Pencipta: Kerajaan Ditegakkan di Bumi
Tampilan Teks
Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam.
Selama bumi masih ada, musim menabur dan menuai, dingin dan panas, musim panas dan musim dingin, siang dan malam, tidak akan berhenti.
Selama bumi masih ada, musim menabur dan menuai, dingin dan panas, musim kemarau dan musim hujan, siang dan malam tidak akan pernah berhenti.
While the earth remaineth, seedtime and harvest, and cold and heat, and summer and winter, and day and night shall not cease.
As long as the earth endures, seedtime and harvest, cold and heat, summer and winter, day and night will never cease.
עֹד כָּל־יְמֵי הָאָרֶץ זֶרַע וְקָצִיר וְקֹר וָחֹם וְקַיִץ וָחֹרֶף וְיוֹם וָלַיְלָה לֹא יִשְׁבֹּתוּ׃
Kata Kunci
lo yishbotu (לֹא יִשְׁבֹּתוּ) — “tidak akan berhenti”; janji Raja yang menjamin keteraturan bumi sebagai panggung rencana keselamatan-Nya.
Dalam Terang Injil Kerajaan Allah
Setelah air bah, Allah mengikat diri-Nya pada janji: keteraturan bumi akan dipelihara selama bumi ada. Musim yang silih berganti bukan mesin alam yang buta, melainkan kesetiaan Raja yang menopang panggung sejarah keselamatan. Dalam terang Injil Kerajaan Allah, setiap musim tabur dan tuai yang masih berjalan adalah bukti kesabaran Allah, yang memberi waktu bagi manusia untuk berbalik kepada-Nya.

Tanggapan Pembaca
Silakan menuliskan tanggapan dengan tenang, jernih, dan bertanggung jawab.