Ayat Pilihan · Hari 015 · 15 Januari
Kejadian 3:1
Allah Raja Pencipta: Kerajaan Ditegakkan di Bumi
Tampilan Teks
Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: “Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?”
Dan ular itu lebih cerdik daripada segala binatang di padang yang telah YAHWEH Elohim jadikan. Dan ia berkata kepada perempuan itu, “Benarkah Elohim berfirman: Kamu tidak boleh makan dari semua pohon di taman ini?”
Adapun ular adalah binatang yang paling cerdik di antara semua binatang liar yang TUHAN Allah ciptakan. Ular itu berkata kepada perempuan itu, “Apakah benar Allah berfirman, ‘Jangan makan buah dari pohon mana pun dalam taman ini?’”
Now the serpent was more subtil than any beast of the field which the LORD God had made. And he said unto the woman, Yea, hath God said, Ye shall not eat of every tree of the garden?
Now the serpent was more crafty than any of the wild animals the LORD God had made. He said to the woman, “Did God really say, ‘You must not eat from any tree in the garden’?”
וְהַנָּחָשׁ הָיָה עָרוּם מִכֹּל חַיַּת הַשָּׂדֶה אֲשֶׁר עָשָׂה יְהוָה אֱלֹהִים וַיֹּאמֶר אֶל־הָאִשָּׁה אַף כִּי־אָמַר אֱלֹהִים לֹא תֹאכְלוּ מִכֹּל עֵץ הַגָּן׃
Kata Kunci
af ki-amar Elohim (אַף כִּי־אָמַר אֱלֹהִים) — “benarkah Allah berfirman?”; serangan pertama si musuh bukan pada moral, melainkan pada kepercayaan terhadap firman Raja.
Dalam Terang Injil Kerajaan Allah
Pemberontakan terhadap Kerajaan selalu dimulai dengan satu pertanyaan: benarkah Allah berfirman? Ular tidak menyangkal keberadaan Allah; ia merusak kepercayaan kepada firman-Nya dan memutarbalikkan isi titah-Nya. Dalam terang Injil Kerajaan Allah, warga Kerajaan belajar mengenali pola serangan ini — setiap keraguan yang ditanamkan terhadap firman adalah pintu masuk bagi pemerintahan kegelapan.

Tanggapan Pembaca
Silakan menuliskan tanggapan dengan tenang, jernih, dan bertanggung jawab.