Renungan Injil

Renungan Injil Kerajaan Hari 020 — Bapa yang Berlari

7 Juli 2026 oleh Onekhesi Zega

Renungan Injil Kerajaan · Hari 020

Bapa yang Berlari

Pulang selalu lebih dekat daripada yang kita kira

Perikop Pilihan

Rujukan: Lukas 15:17-24

Ringkasan/parafrasa: Ketika anak itu masih jauh, ayahnya melihat dia, tergeraklah hatinya oleh belas kasihan, lalu berlari mendapatkan dia, merangkul dan menciumnya.

Uraian Perikop

Anak bungsu itu sudah menyiapkan pidato pertobatannya: 'aku tidak layak lagi disebut anak, jadikan aku seperti seorang upahanmu.' Tetapi pidato itu tidak pernah selesai diucapkan — sang bapa sudah lebih dulu berlari, merangkul, dan mencium. Di budaya saat itu, laki-laki tua terpandang tidak berlari; itu memalukan. Tetapi bapa ini rela menanggung malu demi menyambut anaknya lebih cepat.

Peristiwa Dunia sebagai Cermin

Sejak tahun 1985, Korea Selatan dan Korea Utara beberapa kali mengadakan reuni keluarga yang terpisah oleh perang sejak 1950-an. Dunia menyaksikan pemandangan yang menghancurkan hati: orang tua berusia delapan puluh, sembilan puluh tahun berlari tertatih memeluk anak atau saudara yang tidak mereka lihat selama hampir tujuh puluh tahun.

Pesan

Mungkin engkau sedang 'di negeri jauh' — jauh dari Allah karena dosa, kecewa, atau sekadar kesibukan yang pelan-pelan membawamu pergi. Dengar baik-baik: Bapa tidak sedang menunggumu dengan tangan terlipat dan wajah masam. Ia berdiri di ujung jalan, menanti, dan akan berlari begitu engkau berbalik.

Pesan Penutup

“Satu langkah kita berbalik pulang, seribu langkah Bapa berlari menyambut.”

Penulis & Penanggung Jawab

Onekhesi Zega

Penulis dan peneliti Menurut Tulisan. Mengembangkan tulisan, pengajaran, dan pembelajaran untuk menolong pembaca melihat seluruh Alkitab dalam terang Kerajaan Allah, Injil Kristus, dan tuntunan Roh Kebenaran.

Tanggapan Pembaca

Silakan menuliskan tanggapan dengan tenang, jernih, dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan ditampilkan. Komentar dapat dimoderasi sebelum tampil.